Tuesday, 2 October 2012

HIDUP SEBUAH PERJANJIAN


Hidup adalah sebuah Perjanjian

Setuju atau tidak?

Oleh itu sebab pertama manusia sering mengetepikan akan kepentingannya dalam kehidupan ini!Manusia hanya terhad kepada pilihan namun kita tidak dapat lari dari perjanjian ini.Secara tidak langsung atau sedar ini adalah kenyataan.Jika mengerti sebab besar ini maka ramai manusia berkomitment kepada Tuhan.Ingat!kita terbatas pada pilihan kita ya atau tidak dengan Tuhan,bergitu juga dengan sebaliknya.Tuhan mempersilakan kita kedalam kerajaannya berdasarkan kepada pilihan kita ya atau tidak.

Pasti ramai kita tahu akan perkara ini,kematian pasti dihadapi oleh setiap manusia tidak akan ada manusia yang terlepas!Semua pasti menghadapi Maut.Saya ambil contoh jika kita berhutang dengan Bank apa pun alasan kita pihak bank tidak akan melayan atau mempertimbangankan alasan kita kerana tidak dapat membayar.Bergitu juga dengan dengan Penghakiman Tuhan,Dia tidak akan melayan alasan yang menyatakan sebab kenapa tidak berkomitmen dengan Dia.Nafas milik Allah maka secara spontan perjanjian ini terjadi dalam hidup kita.Jika benar tiada perjanjian mengapa ada tempoh dan mengapa ada penghukuman?Seandainya kita gagal menjelaskan hutang kita dengan bank misalnya kita loan kereta mengapa harus ditarik balik?adalah lebih baik pulangkan semua bayaran yang telah dibuat?

Saya setuju jika dikatakan “Tuhan itu tidak sekejam yang saya jangka”?Benar manusia sebaliknya kejam menghancurkan hati Allah Bapa kerana kelakuan kita yang sering mengetepikan Dia.Kesedaran itu syarat pertobatan yang unggul.Saya rasa banyak kali kita mendengar manusia itu bertobat namun mengapa ianya kembali lagi? …"Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya." 2Pt_2:22.Kesedaran sejati buah petobatan yang mutlak.Jangan hairan!!,Tidak ada alasan manusia yang kerasukan Setan! Sehingga mereka tidak nampak manusia dan tidak mengenal kasih Allah dalam hidup mereka.Iblis tidak akan berjaya menghancurkan manusia jika kita dekat pada Allah?

Oleh itu jangan sesama kita manusia menghancurkan kita.Jika manusia itu ingin bertobat jangan langsung duduk dikerusia Pengadilan,”kamu dulu bergini,nanti kamu bergitu,apakah benar kamu ini dan berbagailah andaian kita lontarkan.INGAT Yesus menyatakan penyataan ini” "……Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." Yoh 8:7.Kita seharus membanggunkan saudara kita,jika dulu aktif melayani jangan pandang serong,berikan waktu dan doakan dia,jika dia ingin aktif kembali jangan terus tolak belajar kita daripada kegagalanya.Segalanya perlukan hikmat.

2Pt_3:15  Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.Perbaharui perjanjian kita dengan Tuhan.Ingat Kasihnya seharga nyawa Yesus Kristus.

Shalom….

No comments:

Post a Comment